Hello Guys... Welcome to bin website, share my live share my adventure. Keep going fun everything in your day, with always saying BISMILLAH. Enjoy It ^_^
RSS

Jumat, 30 Oktober 2009

E-Commerce

E-Commerce merupakan pengembangan dari teknologi informasi, dengan e-Commerce orang bisa melakukan belanja secara Online tanpa harus ke toko-toko atau pasar tradisional. Dengan adanya e-Commerce cara berbisnis pun berubah baik itu Business to Business (B2B), Business to Consumer (B2C), hanya dengan mengakses internet segala aktivitas dan kegiatan bisnis pun dengan mudah dapat dilakukan.

Pada dasarnya konsep e-Commerce dapat diterapkan pada bidang web developer. Khususnya di bidang komersial yang dilakukan secara Online dan tidak lepas dari penggunaan perangkat komputer. Aplikasi e-commerce disusun berdasarkan infrastruktur teknologi, yaitu kombinasi antar komputer, jaringan komunikasi dan software komunikasi.

Keuntungan E-commerce :

1. Bagi pengelola bisnis:
  • Perusahaan dapat menjangkau pelanggan diseluruh dunia
  • Efisiensi, tanpa kesalahan dan tepat waktu

  • 2. Bagi konsumen:
  • Harga lebih murah, belanja cukup pada satu tempat

  • 3. Bagi manajemen:
  • Peningkatan pendapatan & loyalitas pelanggan

  • Selengkapnya mengenai E-Commerce, download Resume E-Commerce.doc

    Read Comments
    • Digg
    • Del.icio.us
    • StumbleUpon
    • Reddit
    • RSS

    Sistem Informasi Event Ordering (SIEO)

    Nama sistem informasi ini adalah Sistem Informasi Event Ordering (SIEO). Sistem informasi ini dirancang untuk mempermudah dalam pemesanan event pada event organizer, agar lebih praktis dan efisien dari sisi pengguna dan lebih ekonomis dan komersil dari sisi pemilik sistem informasi ini (event organizer).
    Kelebihan/ keunggulan dirancangnya sistem ini adalah untuk mempermudah penyebaran informasi suatu event pada masyarakat, mempermudah mempromosikan suatu event organizer (lebih murah dan praktis), efiesiensi yang didapat oleh orang yang ingin menggunakan jasa event orgainzer (memesan suatu event) dan mempermudah komunikasi antara event organizer dengan pihak-pihak yang akan bekerja sama dengan event organizer tersebut (misalnya penyedia tempat/ gedung, persewaan tenda dan kursi, dll). Dengan sistem membership, event organizer mendapatkan loyalitas pelanggan untuk meningkatkan jumlah pelanggan tetap.
    Penggunaan secara umum sistem informasi ini dimulai dari user. User disini terdiri dari dua jenis, yaitu user yang hanya ingin melihat informasi dari semua event yang ada pada website dan user yang ingin memesan event. User yang ingin memesan event terlebih dahulu harus melakukan registrasi kepada SIEO, kemudian secara otomatis setiap pelanggan login, dan pelanggan tersebut akan dikenali sebagai member. Lalu user mendaftarkan (memesan) event yang ingin diselenggarakan, event organizer melakukan checking reservasi (tanggal, tempat, personel), konfirmasi kesanggupan dan kesepakatan atas event yang diajukan, kemudian user melakukan pembayaran (secara langsung atau transfer melalui rekening). Event organizer menerima konfirmasi pembayaran oleh user dan memasukkannya di database untuk kemudian diinformasikan di web. Setelah itu user dan event organizer (administrator) memiliki fasilitas komunikasi mengenai event yang dipesan tersebut.

    selengkapnya mengenai sistem ini, download aja link berikut SIEO

    Read Comments
    • Digg
    • Del.icio.us
    • StumbleUpon
    • Reddit
    • RSS

    Permasalahan Information Overload dan Lost In Place

    Pada proses berpikir ada satu komponen penting yaitu pencerapan informasi, dengan informasi inilah kita melakukan analisis dan menghasilkan kesimpulan. Pencerapan informasi ini dapat melalui bermacam-macam media, yang pastinya melibatkan alat indra terutama indra penglihatan. Buku, TV, Radio, dan Internet adalah salah satu sumber informasi yang kita serap untuk kemudian digunakan dalam proses berpikir. Saat ini teknologi layanan jaringan telah berkembang luas terutama pada jaringan internet, seperti World Wide Web. Sehingga banyak informasi bisa di dapat di dalamnya, tapi tidak semua informasi yang beredar relevan atau dapat diterima, hal ini dikarenakan terlalu banyaknya informasi yang beredar dan tidak dapat diketahui kebenarannya. Sehingga menimbulkan information overload dan lost in space.

    Information overload adalah pemberian informasi yang berlebihan jumlahnya, sehingga menyulitkan pengguna dalam memperoleh kebenaran dari informasi yang dibutuhkan. Lost in space yaitu kehilangan informasi yang seharusnya didapatkan oleh pengguna karena banyak informasi yang kurang relevan.

    Dua kejadian diatas terjadi dikarenakan cepatnya informasi yang beredar di internet disertai kurangnya metode untuk membandingkan semua informasi tersebut sehingga terjadinya ketidakpastian akan informasi yang dibutuhkan. Sehingga dibutuhkan suatu proses pemecahan masalah dalam pengambilan keputusan akan informasi yang dapat diketahui nilai kebenarannya. Salah solusi yang bisa dilakukan yaitu dengan sistem information filtering. Sistem ini dirancang untuk memproses data yang tidak terstruktur dan data semi terstruktur dengan melibatkan banyak data untuk membuang data yang tidak diperlukan berdasarkan profil atau pilihan pengguna sistem sehingga informasi yang didapatkan sesuai.

    Read Comments
    • Digg
    • Del.icio.us
    • StumbleUpon
    • Reddit
    • RSS

    Rabu, 10 Juni 2009

    Making a Video Game: Start with the Basics



    If you want to make a video game, the first thing you need is a plan.

    Planning a video game is like planning any visual art form, such as a movie. Productions involve a plot, characters and action. One of the best ways to plan how those three elements will interact is by using a storyboard.
    raven
    © Jeff Christensen/Getty Images
    Many video games combine adventure with characters like Raven, an Xbox character.

    A good storyboard lays the foundation for your game. It should be done before the video game maker even thinks about touching a computer. A game that hasn't been planned well will fall short, no matter how good the graphics.

    Storyboarding a game means the maker sketches out ideas for characters and scenes and then places them in order. With a video game, this might include a sequence of screens or scenes in which characters face certain challenges. In order to move forward in resolving the game's object (or the story's plot), the players must master certain skills involved in each scene.

    Along with storyboarding, you may want to create a document that describes every aspect of the game. This document, sometimes called a "game design document," details everything from how menus work to character back stories. It will help keep you organized.

    Creating characters is an important part of the storyboard process. Since the players will essentially become or interact with these characters, a game maker must make sure the characters are interesting. In some cases, artists work on drawings of important characters, which are scanned into computers and animated. Both the look of the characters and their personalities are important.

    The planning process also gives video game makers a chance to dream up and refine the cyber environment in which their story will take place. These backdrops form the physical world in which the characters live, and they are akin to the film sets that movie makers use to frame the action on the screen. Video game creators can add subtle special effects to their environments to make them more memorable or realistic. Such effects include sounds as well as sight. Hearing a character's footsteps as it moves through the environment is one example. Changing the sound of those footsteps to reflect the surface they're running on -- crunchy leaves or echoing in a cavernous hall -- can add a great sense of realism.

    What happens after the storyboard is created? How do video game makers determine what software to use? Read on to find out.

    Read Comments
    • Digg
    • Del.icio.us
    • StumbleUpon
    • Reddit
    • RSS